BORNEONEWS, Palangka Raya - Banjir yang terjadi di Kabupaten Katingan bukan hanya mempengaruhi hidup masyarakat tetapi juga para hewan, baik itu hewan ternak maupun hewan peliharaan.
Seperti yang ditemukan pada Rabu, 8 September 2021, seekor anjing berbulu coklat ditemukan sedang mengungsi di Taman Baca Utus Lewu yang ada di Desa Pendahara.
Desa Pendahara memang menjadi salah satu lokasi yang paling parah mengalami banjir, ketinggian air bahkan mampu mencapai dada orang dewasa. Karena itu, tidak heran jika anjing bebulu coklat ini sampai mencari tempat yang tidak terendam air untuk menyelamatkan dirinya.
"Sepertinya dia mengungsi di taman baca ini dari tadi malam. Kondisinya kelaparan dan kedinginan makanya ini kita bawakan makanan dan akan kita amankan ke tempat lain," kata Ricardo Howard, salah satu pengelola Taman Baca Utus Lewu, tempat hewan malang ini mengungsi.
Menurut Ricardo, satu hari sebelumnya pun dia sempat membantu Tantenya mengamankan babi yang lepas. Hewan ternak ini juga mengalami nasib yang malang akibat terjadinya banjir.
--page
Founder dan Owner Rumah Singgah Anjing Terlantar Palangka Raya, Agung Priantoko berencana menggalang dana untuk membeli pakan dan keperluan lainnya bagi hewan-hewan terdampak banjir di Kabupaten Katingan.
"Seperti kita tahu, ketika terjadi bencana seperti saat ini bantuan-bantuan yang ada biasanya diperuntukkan bagi manusia ya. Penggalangan dana yang dilakukan berbagai aliansi juga tujuannya untuk membantu korban bencana. Jadi kami rasa sudah banyak yang peduli kepada kemaslahatan masyarakat atau manusianya, sekarang kami hanya akan membuka donasi untuk membantu kemaslahatan hewan di sana yang tentu juga terdampak dalam bencana ini," tutur Agung saat dikonfirmasi pada Kamis, 9 September 2021.
Menurut Agung, hewan peliharaan seperti kucing dan anjing berpemilik di sana tentu sangat membutuhkan pakan mengingat pemiliknya juga pasti kelabakan memikirkan kondisi rumah dan keluarga masing-masing.
"Setidaknya ini juga bisa meringankan beban para pemilik anjing, kucing, atau hewan peliharaan lainnya supaya tidak perlu memasak atau memikirkan pakan untuk peliharaannya. Kami sediakan, mereka tinggal memberikannya. Sehingga para pemilik juga tetap bisa fokus kepada mengurus rumah dan keluarganya selama banjir ini terjadi,"
"Kami berterima kasih kepada kak Ricardo Howard karena mau menjadi perpanjangan tangan kami di Katingan mengingat akses ke sana agak susah sekarang ya, jadi kami akan drop bantuannya yang akan disambut kak Ricardo dan akan dibagikan kepada warga-warga pemilik hewan peliharaan di sana nantinya," tutur Agung.
Untuk masyarakat yang ingin berdonasi menurut Agung bisa berpartisipasi melalui akun Instagram RSAT_palangkaraya dengan mengikuti postingan yang sudah ditayangkan kemarin. (TESTI PRISCILLA/B-7)









