SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat yang menuju Desa Kandan dan Desa Camba, Kecamatan Kota Besi, diingatkan agar tidak membawa muatan berat saat melewati jembatan trans kandan yang baru saja selesai diperbaiki akibat putus. 

"Mohon kerja sama masyarakat yang melintas jalan trans kandan untuk menjaga jembatan yang ada dengan tidak membawa muatan berat," kata Camat Kota Besi, Ninuk Muji Rahayu, Jumat, 10 September 2021. 

Ninuk menuturkan, jembatan itu berada di jalan alternatif satu-satunya menuju ke Desa Kandan dan Desa Camba. Sebab, jalan utama menuju ke dua desa itu sedang dibangun jembatan untuk menghubungkan Sungai Kandan 2.

Sebelumnya, jembatan menuju Desa Kandan dan Desa Camba sudah diperbaiki dan kembali bisa dilalui. Jembatan kayu ini sebelumnya putus lantaran tak kuat menahan beban truk yang melintasinya. 

"Masyarakat hendaknya memerhatikan bobot kendaraan. Jembatan tidak bisa melebihi 3 ton," ujarnya.

--page

Jembatan yang sebagian besar berkonstruksi kayu itu sangat rawan rusak kembali. Pasalnya, beberapa titik jembatan masih ada kayu yang lapuk. Sehingga rawan kembali mengalami kerusakan.(USAY NOR RAHMAD/B-7)