BORNEONEWS, Palangka Raya - Meski saat ini Kalteng dikelilingi banjir yang terjadi hampir di 8 Kabupaten, namun Legislator Kalteng, Sirajul Rahman mengingatkan kepada semua pihak supaya tidak perlu saling menyalahkan siapa yang menyebabkannya.
Sirajul mengungkapkan faktor utama penyebab banjir yang terjadi tersebut adalah akibat curah hujan yang begitu tinggi, sehingga mengakibatkan beberapa daerah aliran sungai (DAS) menjadi meluap.
"Selain hujan faktor lain penyebab banjir ini juga karena terjadinya pendangkalan sungai akibat pembukaan lahan dah hutan karena alih fungsi lahan ke perkebunan dan pertambangan," ujarnya Jumat, 10 September 2021.
Meski demikian tanpa saling menyalahkan perlu ke depan pemerintah daerah dan pusat agar meninjau ulang kembali ijin perkebunan, pertambangan dan kehutanan agar usaha tersebut tidak berdampak bagi lingkungan.
Dia menerangkan seperti yang terjadi di Kabupaten Katingan berdasarkan informasi dari masyarakat setempat banjir kali ini merupakan yang terbesar pernah terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun ini.
--page
"Banjir bagi masyarakat DAS Katingan sudah biasa terjadi, namun banjir saat inilah yang paling besar. Kita harap semoga air yang menggenangi pemukiman warga ini bisa secepatnya surut agar masyarakat bisa beraktivitas dengan normal lagi," pungkasnya. (DONNY D/B-6)









