SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Politisi PDI Perjuangan, Gahara menyarankan agar Bupati Kotawaringin, H Halikinnor tidak menempatkan pejabat yang enggan melayani masyarakat.

Menurut Gahara, bupati harus mempertimbangkan penempatan sejumlah pejabat yang banyak dilaporkan masyarakat.

Salah satunya enggan melayani warga yang ingin menemui pejabat tersebut. Hal ini tentunya tidak sejalan dengan semangat pemerintahan Halikinnor yang dekat dan mudah ditemui masyarakat itu.

“Saya berharap Bupati Kotim bisa mempertimbangkan kembali pejabat yang dikeluhkan masyarakat. Karena banyak menghindari warga yang datang ke kantornya,“ kata Gahara, Sabtu, 11 September 2021.

Dia juga menyebutkan warga yang ingin datang ke kepala dinas itu jangan disalahartikan untuk meminta uang dan lain sebagainya. Namun, kedatangan itu karena banyak yang ingin menyampaikan persoalan dan meminta solusi.

Karena ada mindset kalau warga datang meminta uang, padahal tidak seperti itu. Bisa saja mereka mau konsultasi karena sudah buntu ditingkat jajaran anak buah kepala dinas tersebut.

Gahara mengakui pihaknya hanya sebatas memberikan rekomendasi saran kepada kepala daerah itu untuk perbaikan dan peningkatan kinerja. 

--page

Dia juga menegaskan tidak lagi ingin merecoki pemerintahan itu dengan ikut terlibat dalam penempatan pejabat-pejabat struktural itu nanti.

“Makanya saya sampaikan, kami sebagai mantan tim pemenangan ini tidak merecoki pemerintahan dan mencampuri hal-hal yang sifatnya kewenangan dari kepala daerah lagi,” ucap Gahara. (NACO/B-11)