BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Saat musim hujan tiba,maka sejumlah titik pemukiman warga didalam Kota Pangkalan Bun biasannya tergenang banjir, karena meluapnya air dari drainase yang tersumbat.
Namun atas adanya Program Nol atau zero Sumbatan dari Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diketahu beberapa titik ini tidak lagi tergenang air.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kobar, Samuel mengatakan atas kerja tim Satgas yang tergabung dalam program Nol Sumbatan maka hasilnya dapat dirasakan saat ini. Dimana, beberapa titik lokasi yang biasanya ketika musim hujan ini air meluap, hari ini dilaporkan aman dan lancar.
"Salah satu titik yang baru saja kita tangani yaitu di Jalan Matnoor, Kelurahan Baru. Saat itu air sempat naik dan menggenani rumah warga, karena adanya penyumbatab drainase dan sekarang sudah aman tidak ada sumbatan dan genangan lagi," katanya
Beberapa titik lain yang dulu sering terjadi genangan dan di antaranya di Jalan Malijon, Jalan Iskandar, Jalan HM Rafii dan di daerah Pasar di Kelurahan Raja. Saat ini, situasinya terpantau aman. Kemudian apabila terjadi genangan, maka masyarakat diminta untuk segera melapor.
--page
"Kami juga perlu aduan atau laporan dari masyarakat, apabila didaerahnya terjad sumbatan dan mengakibatkan meluapnya. Sebab kami juga tidak setiap saat memonitor drainase yang ada," ungkapnya.
Samuel mengajak masyarakat untuk lebih peduli lingkungan dengan tidak membangun sampah sembarangan. Sebab macetnya saluran drainase itu sebagian besar karena tertutup sampah dan pasir.
"Setiap drainase yang dilaporkan tersumbat itu, rata - rata banyak sampah. Mulai dari sampai plastik, kayu dan pasir," tuturnya. (DANANG/B-6)









