BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tidak kurang dari sepekan, MTsN 1 Kapuas telah melaksanakan proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). PTMT tersebut berjalan dengan lancar.
Dalam pelaksanaannya, setiap kelas hanya diikuti oleh 50 persen dari jumlah seluruh siswa, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada.
Wakil Kepala MTsN 1 Kapuas Bidang Kurikulum, Syafrudin Arief membeberkan, pelaksanaan pembelajaran siswa dibagi menjadi dua kelompok.
Kelompok pertama masuk selama tiga hari dalam satu minggu. Kelompok kedua akan masuk pada tiga hari berikutnya pada minggu yang sama.
“Agar semua siswa dapat mengikuti pembelajaran, kelompok yang tidak masuk proses pembelajaran dilaksanakan secara daring menggunakan media google classroom,” kata Syafrudin Arief, Minggu, 12 September 2021.
Dia menjelaskan, untuk menghindari penyebaran covid-19, pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Saat siswa masuk gerbang madrasah disambut oleh satgas covid dan petugas piket untuk diukur suhu tubuhnya, serta diberi hand sanitizer.
--page
Selama pembelajaran, tidak ada waktu istirahat dan kesempatan untuk jajan. Siswa diharuskan membawa bekal makanan minuman sendiri dari rumah, selesai pembelajaran langsung pulang.
“Siswa yang suhu tubuhnya di atas ambang batas, tidak masuk ke lingkungan madrasah serta tidak mengikuti pembelajaran secara tatap muka, apabila ada siswa atau guru yang saat di rumah merasa sakit tidak diijinkan ke madrasah," jelasnya.
Dia menambahkan, untuk memenuhi keperluan pelaksanaan protokol kesehatan, madrasah menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun, hand sanitizer, spanduk imbauan 5M yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.
“Semoga wabah ini cepat berlalu, sehingga proses pembelajaran bisa berjalan normal kembali,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)









