BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng, Sugianto sabran meminta harga eceran tertinggi (HET) LPG di daerah yang terdampak banjir harus sesuai ketentuan.
Gubernur mengatakan, jangan sampai para pengusaha atau distributor ada yang menjual LPG dengan harga yang tidak wajar, karena hal itu mengakibatakan masyarakat tambah kesulitan.
"Kepada para pemangku kepentingan kita minta ini diperhatikan, kita tidak ingin masyarakat sudah susah ditambah lagi harga LPG yang mahal maka akan menambah beban mereka," katanya, Senin, 13 September 2021.
Selain itu, ia juga mengaharapkan pada saat kondisi demikian tidak terjadi kelangkaan LPG sehingga mengakibatkan masyarakat menjadi kesulitan untuk memasak.
Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada pertamina yang ada di Kalteng supaya memperhatikan stok yang ada di setiap distributor agar tidak terjadi kelangkaan.
--page
"Stok LPG harus bisa tetap terpenuhi. Kita minta ada satgas yang memantau hal itu, agar distribusi LPG bisa lancar dan harganya juga terpantau sesuai dengan HET," tegasnya. (DONNY D/B-7)









