BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran menyebutkan pascabanjir para tenaga kesehatan atau dokter yang dikerahkan kelokasi tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.
Gubernur menjelaskan, kesehatan masyarakat yang terdampak banjir ini perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah, mengingat potensi berbagai penyakit yang ada pada saat banjir sangat perlu diantisipasi.
"Jika semisalnya ada masyarakat yang sakit keras akan dikirimkan ke pusat layanan kesehatan Kabupaten," ucapnya Senin, 13 September 2021.
Kalau pusat layanan kesehatan tidak mampu sambung dia, maka akan dirujuk dan ditangani dipusat pelayanan yang ada di provinsi. Apabila provinsi tidak bisa juga menangani pilihan terakhir adalah dirujuk keluar misalnya Jakarta.
Dirinya memastikan, layanan kesehatan masyarakat yang terdampak banjir bisa tetap terpenuhi, dan hal ini juga perlu menjadi perhatian pemkab yang daerahnya terdampak banjir.
--page
"Kita ingin masyarakat tetap sehat meskipun ditengah banjir, dan jika ada yang sakit petugas kesehatan dilapangan supaya cepat tanggap dalam menanganinya," tandasnya. (DOONY D/B-7)









