PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memasang tali dan tiang pembatas atau delineator di sejumlah titik ruang jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama yang terendam banjir.

Kepala Dinas Perhubungan Kobar, Fitriyana menyampaikan, banjir yang terjadi akibat luapan air sungai tersebut merendam badan jalan cukup tinggi. Alhasil, marka jalan tak terlihat sehingga perlu diberi tanda menggunakan delineator.

"Delineator dipasang di Jalan Pangkalan Bun - Kolam yang terendam banjir dengan kondisi parah yakni di km 33. Ketinggian air kurang lebih 60 cm dengan luas jalan yang terendam sepanjang kurang lebih 50 meter," kata Fitriyana, Senin, 13 September 2021.

Selanjutnya, delineator juga dipasang pada kondisi cukup parah di km 39 dan ketinggian air kurang lebih 15 cm dengan luas jalan yang terendam sekitar 40 meter.

"Selain memiliki kedalaman yang beragam, banjir yang menggenangi jalan di ruas Pangkalan Bun - Kolam juga arusnya deras," tuturnya.

Delineator yang dipasang dibahu jalan pada 2 titik diruas jalan Pangkalan Bun - Kolam tersebut dapat memantulkan cahaya pada malam hari dan untuk memberi tanda peringatan kepada pengemudi di sisi kiri atau kanan.

--page

"Delineator yang dipasang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, serta demi keselamatan pengendara," pungkasnya. (DANANG/B-11)