BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Abdul Razak berharap, bencana banjir yang terjadi di beberapa daerah di Kalteng bisa menjadi pembelajaran bersama bagi semua elemen masyarakat.
Pembelajaran yang didapatkan dari bencana yang terjadi ini, tentu mengarah pada hal-hal positif seperti bagaimana meminimalisir kejadian, penanganan di lapangan hingga penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak.
"Dibalik bencana banjir yang terjadi ini banyak pembelajaran yang kita dapatkan, seperti kebersamaan dan gototong-royong membantu sesama serta kedepan bagaimana cara kita meningkatkan kepedulian untuk merawat alam," ujarnya Selasa, 14 September 2021.
Dia menjelaskan, dibalik setiap bencana yang menimpa pasti ada rencana yang baik kedepannya, sehingga masyarakat serta pemerintah bisa bersama-sama intropeksi diri bagaimana melestarikan alam disekitar agar bencana seperti ini bisa diminimalisir.
Memang sebut dia, bencana yang terjadi tidak luput dari pengaruh alam seperti musim penghujan. Akan tetapi, tanpa disadari dibalik itu semua ada keterlibatan manusia yang mempengaruhinya, sebagai contoh pendakalan sungai akibat aktivitas pertambangan serta pembabatan hutan secara liar.
--page
"Di sini kita tidak menyalahkan siapapun, tapi ini bisa menjadi pelajaran bagi semua supaya dapat memelihara dan menjaga alam ini sebaik mungkin kedepannya. Insyaallah jika dijaga dengan baik maka bencana besar seperti yang terjadi sekarang tidak terulang kembali," tegasnya.
Di sisi lain, ia juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat serta pemerintah provinsi maupun kabupaten-kota yang sudah membantu masyarakat terdampak banjir, baik memberikan bantuan fisik maupun kebutuhan sehari-hari, sehingga dapat meringankan beban mereka yang sedang mengalami musibah. (DONNY D/B-7)









