PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Organisasi profesi wartawan atau yang dikenal dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Barat menyatakan siap mendukung dan membantu mewujudkan program Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (Kotan).

Hal ini disampaikan Ketua PWI Kobar Syamsudin mewakili sejumlah insan pers yang tergabung dalam PWI dalam acara workshop penguatan kepada insan media untuk mendukung kota dan kabupaten tanggap ancaman narkoba yang digelar oleh BNN, Selasa 14 September 2021.

"Prinsipnya kami mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika, salah satunya program Kotan. Untuk mempublikasikan terkait pemberantasan dan bahaya narkoba di media masing - masing," katanya.

Dalam kesempatan ini Syamsudin juga mengajak wartawan agar memiliki berbagai cara, bagaimana pesan penting terkait bahaya narkoba ini bisa sampai kepada masyarakat.

"Sebagai wartawan harus pintar mengemas informasi, agar sosialisasi lebih menarik. Karena, kita juga ingin mewujudkan Kotan," ungkapnya.

--page

Wartawan Kobar diingatkan untuk dapat menjalankan fungsinya yaitu sebagai fungsi kontrol. Apabila ada penegakan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum tidak sesuai, maka disitulah peran Pers untuk dapat menyorotinya.

"Hal - hal semacam itu perlu kita soroti agar APH dapat mengambil kebijakan dan langkah nyata menangani masalah narkoba di Koba. Artinya adalah mendukung program pencegahan penyalahgunaan narkotika, sehingga Kobar bisa bebas Narkoba," pungkasnya. (DANANG/B-6)