PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lantaran hujan yang mengguyur Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan sekitarnya, Selasa, 14 September 2021 menyebabkan beberapa lokasi permukiman warga terendam air.

Lantaran kondisi ini Damkar Kobar menerima laporan warga yang meminta tolong untuk mengevakuasi mobilbya yang terjebak banjir di dalam garasi.

Kabid Damkar Kobar, Dwi Agus Suhartono menjelaskan saat itu pihaknya menerima laporan dari Dwi Indriyani warga Jalan Ahmad Yani, BTN Griya Tatas 8, Kelurahan Baru sekitar pukul 16.00 WIB.

"Pelapor datang langsung ke mako damkar untuk meminta bantuan. Menindaklanjuti laporan tersebut beberapa anggota Damkar dari Regu I segera ke lokasi untuk memberikan bantuan," jelasnya.

Sesampainya di lokasi, anggota Damkar kemudian melakukan briefing untuk melakukan evakuasi mobil tersebut.

"Saat itu kedalaman genangan air sekitar 60 cm atau selutut orang dewasa dan kemungkinan mesin mobil tersebut bakal mati bila dipaksa melewati genangan air. Anggota Damkar kemudian mempunyai ide untuk menutupi bagian depan mobil memggunkan terpal mengurangi resiko air tidak masuk saat mobil dijalankan menuju lokasi evakuasi," jelasnya.

Dwi menjelaskan telah jalur lintasan digenangan air dicek, seorang anggota Damkar berupaya mengemudikan mobil keluar dari rumah dan lingkungab banjir dipandu oleh anggota damkar lainnya.

"Syukurlah mobil bisa dievakuasi ke lomasi aman. Bagi masyarakat yang bermaksud meminta pertolongan atas situasi darurat yang berpotensi membahayakan diri atau harta benda silakan menghubungi Damkar Kobar pada nomor telepon 0532-22008 Hp/Wa. 0812-9046-1661 atau bisa datang langsung ke Mako Damkar Jalan Pangeran Antasari Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)