PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Pelaksana BPBPK Provinsi Kalteng, Erlin Hardi mengatakan, hingga saat ini penanganan bencana banjir di sejumlah kabupaten terdampak masih terus berjalan.

Hingga saat ini personel dan relawan yang bertugas pada wilayah banjir masih menyalurkan bantuan sosial yang telah didistribusikan pemerintah daerah ataupun pihak lainnya.

"Posko yang digunakan sebagai tempat pengungsian masyarakat yang rumahnya terendam banjir masih ada dan dapur umum juga masih ada," katanya, Kamis 16 September 2021.

Saat ini masih terdapat tujuh kabupaten yang telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir. Tujuh kabupaten itu terdiri dari Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Katingan, Lamandau, Barito Utara, Seruyan, dan Gunung Mas.

"Sedangkan yang menetapkan status siaga darurat bencana banjir, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Murung Raya, dan Kota Palangka Raya," ujarnya.

--page

Selain itu dirinya meminta, personel dan relawan dapat memaksimalkan sumber daya yang ada, dalam menangani warga yang terdampak bencana banjir.

"Kami juga akan terus melakukan pemantauan dan pemetaan terhadap sejumlah wilayah kabupaten dan kota yang terdampak bencana banjir," tutupnya. (NOPRI/B-6)