BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam bermedia sosial tentu harus memperhatikan berbagai asfek penting agar tidak dipergunakan ke hal-hal negatif.
Media sosial juga memang memberikan ruang kebebasan bagi setiap penggunanya. Tapi hal itu diharapkan tidak menjadi pemicu sebuah konflik di dunia social media tentunya etika harus tetap dijaga.
"Media sosial memang memberikan kebebasan bagi kita untuk menggunakannya, tapi jangan sampai kebablasan sehingga melupakan etika dalam bermedia sosial," ujar Plt Kepala Diskominfosantik Kalteng, Agus Siswandi Kamis, 16 September 2021.
Dia mengatakan sopan santun dan selalu bersikap resfect sangat penting terus diterapkan kepada sesama pengguna media sosial antara satu dengan yang lainnya agar dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti salah satunya penyebaran isu sara atau hoaks.
Pengguna media sosial juga diharapkan jangan sampai asal-asalan dalam memposting konten apalagi itu mengarah ke hal-hal negatif seperti contohnya konten yang mengandung pornografi atau semacamnya.
--page
"Ada baiknya kita bijak dalam bermedia sosial, hindari penyebaran berbagai macam hal yang negatif. Jaga etika dan sopan santun ketika bermedia sosial, dengan begitu kita sudah bijak dalam menggunakannya," imbuhnya. (DONNY D/B-6)








