BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Rencana pembangunan SMP di Desa Runtu, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat sudah 2 tahun belum terealisasi.
Untuk itu Anggota DPRD Kobar meminta agar Pemkab serius dan segera melakukan pembangunan sekolah tersebut.
Anggota DPRD Kobar, Wanti Septia Utami mengatakan rencana pembangunan geduang SMP di Desa Runtu Kecamatan Arut Selatan belum ada wujudnya hingga sekarang, padahal rencana pembangunan sekolah sudah dilakukan sejak 2019.
"Kiranya rencana pembangunan gedung SMP di Desa Runtu bisa lebih diseriusi oleh Pemkab Kobar khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan," katanya.
Pembangunan gedung SMP tersebut sangat penting, sehingga pelajar yang lulus SD dan meneruskan ke SMP tidak perlu ke desa lain seperti sekarang ini.
--page
"Kami berharap secepatnya ada progres pembangunan gedung sekolah, sehingga nantinya bisa menjadi gambaran agar pelajar tidak lagi ke desa lain untuk belajar," ujarnya.
Persoalan ini dikemukakan Wanti, lantaran keluhan dari para orang tua atau wali murid. Mengingat anak-anak yang sekolah SMP harus menempuh jarak yang lumayan jauh. Tergantung ada yang sekokah di Pangkalan Lada ada juga yang di perusahaan.
"Meski saat ini belum dibuka belajar tatap muka, namun ini bisa dipikirkan untuk kedepanya. Sehingga pelajar dari desa Runtu bisa sekokah SMP di Desa Runtu saja. Maka darinutu, Kami harap kedepanya rencana pembangunan segera di realisasikan," ungkapnya.
Ia menambgakan, jika ada kendala terkait anggaran, maka hal ini bisa di usulkan ke DPRD dan pihaknya bakal mendukung hal ini. Mengingat Desa Runtu ini sudah besar dan sudah sewajarnya di bangun gedung SMP sendiri. (DANANG/B-6)









