BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Satuan tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali merilis adanya tambahan 2 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal, Kamis 16 September 2021.
Informasi ini disampaikan satuan tugas penanganan Covid-19 yang diakses tim Borneonews bersumber dari media sosial resmi milik Diskominfo Kobar.
Sehingga dengan danya tambahan 2 pasien meninggal, maka jumlah pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 204 kasus terhitung sejak awal kasus Covid-19 masuk wilayah Kobar.
"Tambahan 2 orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia tersebut, berasal dari Kecamatan Arut Selatan dan Kecamatan Kumain," kata Nurhidayah, Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kobar dalam rilsinya.
Dalam data yang sama juga disampaikan ada penambahan kasus positif Covid-19 baru sebanyak 4 orang, sehingga total keseluruhan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kobar mencapai 6.200 kasus sejak awal pandemi masuk Kobar.
--page
Sehingga dengan update data ini jumlah kasus aktif saat ini di Kobar, tercatat sebanyak 69 orang. Kasus aktif adalah jumlah pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isoloasi mandiri.
Satgas Covid-19 Kobar juga menyampaikan penambahan 3 pasien sembuh dari Covid-19. Pasien tersebut erasal dari Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Lama Pangkalan Lada dan Pangkalan Banteng.
"Saat ini, jumlah kasus pasien Covid-19 yang sembuh ini berjumlah 5.927 orang sejak awal pandemi," isi rilisnya.
Kasus Covid-19 yang ada di Kobar dapat dikatakan menurun, namun Pemkab Kobar selalu mengimbau dan mengingatkan semua pihak, jangan terlena dan abai dalam menjalankan protokol kesehatan.
Menurut Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah, jika mengabaikan prokes, angka penularan covid-19 yang sementara ini sudah turun bisa saja melonjak kembali
"Jangan sampai terjadi euforia atau kegembiraan berlebihan menyikapi kondisi belakangan ini. Sehingga secara tidak sadar, kita menjadi lengah dan abai prokes," ungkapnya. (DANANG/B-6)









