BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebagai salah satu langkah pemerintah dalam menekan angka sebaran Covid-19 adalah dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Kota Palangka Raya sendiri, usai mengalami peningkatan kasus Covid-19 periode Mei-Agustus, menerapkan PPKM level 4 sebagaimana yang diarahkan oleh pemerintah pusat.
PPKM perlahan menunjukkan hasil yang positif. Selain kasusnya perlahan melandai, tingkat keterisian ranjang perawatan pada fasilitas kesehatan (Faskes) khusus menangani pasien Covid-19 turut pula menurun.
Dokter IGD sekaligus Humas RSUD Kota Palangka Raya, dr Hendra Panguntaun mengungkapkan, pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di sana hanya berjumlah 14 orang pasien. Jumlah ini jauh menurun dibandingkan pada periode sebelum dilaksanakannya PPKM.
"Hari ini hingga pukul 12 siang, tersisa 14 pasien saja. Belum ada penambahan pasien kasus Covid-19 yang bergejala berat," ujarnya, Jumat, 17 September 2021.
--page
RSUD Kota Palangka Raya memiliki dua ruang fasilitas isolasi bagi pasien bergejala berat. Ruang Isolasi I berkapasitas 20 tempat tidur, dan Ruang Isolasi II berkapasitas 30 tempat tidur.
"Ruang isolasi I masih ada 6 tempat tidur yang tersedia. Sedangkan ruang isolasi II, keadaannya kosong tanpa pasien," pungkasnya. (HENDRI/B-7)









