BORNEONEWS, Palangka Raya - Rutinitas olahraga bersepeda kembali dijalani Komunitas Gowes Cari Sarapan atau Gocapan Kota Palangka Raya. Kali ini, Sabtu, 18 September 2021, tidak sekadar berolahraga. Tapi juga diwarnai dengan aksi sosial peduli terhadap sesama.
Ya, Gocapan yang diprakarsai Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo ini menyalurkan bantuan sembako untuk warga yang terdampak banjir di Petuk Katimpun bawah, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya.
Dalam prosesnya, mereka rela menerjang jalan yang terendam banjir meskipun ketinggian air ada yang mencapai selutut orang dewasa. Itu semua dilakukan demi bantuan sampai di tangan yang berhak menerima.
Secara simbolis, bantuan diserahkan Ketua Gocapan, Sigit Widodo kepada perangkat RT setempat. Proses penyaluran didampingi Babinsa Petuk Katimpun, Pelda Nurkholis dan Bhabinkamtibmas, Bripka Mohk Abdullah Edris.
"Jadi, ini merupakan aksi sosial kedua setelah beberapa waktu lalu menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak musibah kebakaran di Tumbang Rungan," kata Sigit Widodo.
--page
Sigit menuturkan, total bantuan yang disalurkan berjumlah 60 paket sembako. Itu merupakan hasil kumpulan suka rela dari anggota komunitas tersebut. "Jiwa sosial kawan-kawan luar biasa. Kami kembali bergotong royong membantu saudara kita yang terkena musibah," ungkap Sigit.
"Mudah-mudahan, apa yang diberikan bisa bermanfaat dan kita berdoa semoga banjir segera surut, serta kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah SWT," demikian Sigit menyampaikan.
Sementara itu, Pelda Nurkholis menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Dia mengatakan, bantuan akan disalurkan bersama perangkat RT. Dia juga memastikan bahwa bantuan akan sampai kepada yang berhak menerima. "Penyaluran akan sampai ke yang berhak menerima karena langsung door to door," katanya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Ketua RT 02, RW 01, Sento. Dia menyebut, total warga terdampak banjir di wilayahnya berjumlah 50 kepala keluarga. Bantuan akan disalurkan dengan baik. Selain dari Gocapan, bantuan dari pihak lain juga sudah diterima.
Untuk diketahui, jalan menuju Petuk Katimpun bawah itu sebelumnya terpantau sudah surut. Hanya ada satu titik yang menggenangi jalan tersebut. Ketinggiannya pun sudah tidak seberapa. Namun pada hari ini, air kembali naik. (BUDI YULIANTO)









