BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ivo Sugianto Sabran, membagikan tips untuk deteksi dini kanker payudara.
"Langkah yang perlu dilakukan untuk memeriksa payudara sendiri yakni deteksi perubahan payudara saat di depan cermin, rasakan perubahan payudara ketika berbaring dan deteksi perubahan payudara ketika mandi," katanya, Minggu 19 September 2021.
Sedangkan kelainan payudara yang perlu diperhatikan mulai dari teraba benjolan, penebalan kulit, perubahan bentuk dan ukuran payudara, nyeri, pengerutan kulit payudara, keluar cairan dari puting susu, penarikan puting susu ke dalam dan luka pada payudara.
Kanker payudara merupakan tumor ganas yang terbentuk dari sel payudara yang tumbuh dan berkembang tanpa terkendali sehingga dapat menyebar diantara jaringan atau organ di dekat payudara atau ke bagian tubuh lainnya.
"Berdasarkan insidensi kanker di Indonesia 2018, kasus baru kanker payudara pada perempuan menduduki peringkat pertama yaitu 58.256 atau 30,9 persen dari total 188.231 kasus baru," ujarnya.
--page
Selain itu, dia berpesan pentingnya deteksi dini. Deteksi dini secara rutin penting dilakukan walaupun tidak ada gejala terkait kanker payudara, agar jika ada abnormalitas dapat diketahui sejak awal dan sebelum berkembang menjadi lebih parah. (NOPRI/B-5)









