BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor menghadiri peletakan batu pertama pembangunan musala di SMPN 1 Sampit, Senin 20 September 2021.
Halikinnor mengatakan usulan pembangunan musala yang lebih representatif bagi sekolah itu sudah ada sejak ia belum menjadi bupati. Pandemi membuat pembangunannya terkendala karena adanya pemangkasan anggaran untuk penanganan Covid-19.
"Saya waktu itu ke sini masih jadi sekretaris daerah, namun tahun 2020 dampak pandemi maka semua rencana itu tertunda karena anggaran kita dipangkas," kata Halikinnor.
Halikinnor berharap dengan adanya musala yang representatif dapat menunjang pendidikan karakter bagi peserta didik. Sehingga, dapat menghasilkan generasi masa depan yang berkualitas, calon pemimpin yang akan datang.
Menurutnya pendidikan karakter salah satunya akhlak merupakan yang penting. Sebab menurutnya percuma pelajaran akademis memiliki nilai tinggi namun akhlaknya jelek.
--page
"Rasulullah diturunkan ke bumi menyempurnakan akhlak. Kotim ini agamais, sehingga mayoritas akhlaknya insya Alla juga baik baik,"katanya.
Halikinnor berpesan kepada seluruh peserta didik, memanfaatkan rumah ibadah itu semaksimal mungkin. Tak hanya untuk keperluan ibadah, melainkan juga untuk agenda positif, seperti musyawarah dan lain-lainnya. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









