PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hari pertama pelaksanaan pembelajaran patap muka (PTM) terbatas, SMPN 1 Pangkalan Bun berjalan lancar dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Wakasek Kurikulum SMPN 1 Pangkalan Bun, Sri mengatakan dalam pelaksanaan PTM ini pihak sekolah menerapkan prokes ketat yang mengacu kepada pedoman dan mengikuti SOP berdasarkan SKB 3 Menteri dan Satgas Covid-19 Kobar.

"Seperti adanya pintu masuk dan keluar, sebelum masuk dipastikan pelajar memakai masker, kemudian lakukan cek suhu pakai thermogan, cuci tangan dan mendapat arahan lalu masuk ke kelas, di dalam kelas juga diatur jaraknya," ujarnya saat dikonfirmasi Borneonews, Senin 20 September 2021.

Dijelaskannya, bahwa pada pelaksanaan hari Pertama PTM pasca belajar daring, para pelajar SMP N 1 Pangkalan Bun ini sedang menjalani penilaian tengah semeseter (PTS). Sehingga waktu belajarnya sudah ditentukan sesuai jadwal ulangan tengah semester.

Lanjutnya, mengingat sebelumnya pihak kurikulum telah menyiapkan PTS ini berbasis online, maka pada hari PTM ini tetap dilakukan belajar online.

--page

"Jadi mereka yang hari ini turun ke sekolah masih tetap PTS secara online, karena kita sudah siapkan sebelumnya. Untuk jumlah pelajar yang masuk kelas itu 50 persen dari jumlah pelajar, jadi kalau satu kelas ada 32 jadi yang masuk 16 anak, besok bergantian, jadi yang 16 tetap belajar online di rumah," jelasnya.

Ia menambahkan dengan penerapan Prokes di sekolah, sekolah telah mengeluarkan instrumen terkait persetujuan dari orang tua. Kemudian pihak sekolah juha juga mendata anak yang ada penyakit atau orangtua yang ada penyakit komorbid.

"Kami juga menyarankan, apabila ada anak yang alamai gejala sakit, untuk tidak turun ke sekolah. Jadi sebelum turun ke sekolah, itu orangtua harus memastikan anaknya sehat," tuturnya. (DANANG/B-6)