BORNEONEWS, Tamiang Layang - Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur mulai melakukan restocking atau peningkatan kembali populasi ikan di perairan umum dengan menebar benih ikan di beberapa lokasi yang telah dipilih.
"Saat ini kami sudah lakukan restocking ikan nila sebanyak 20.000 ekor dan gurame 1.000 ekor di Cekdam Sibung Kecamatan Raren Batuah," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Bartim, Mishael, Senin 20 September 2021.
Menurutnya restocking akan dilakukan secara bertahap dengan melihat potensi wilayah perairan yang menjadi sasaran restocking.
"Rencananya kami melakukan restocking di perairan yang tidak mengalir deras seperti danau embung desa agar benih yang ditebar tidak terbawa arus," jelasnya.
Total jumlah benih ikan yang akan ditebar di wilayah perairan Barito Timur sebanyak 79.500 ekor. Rinciannya 34.500 ekor ikan nila, 15.000 ekor ikan gurame dan 30.000 ekor ikan patin.
--page
"Nanti rencananya kita juga akan mendapatkan bantuan benih ikan sebanyak 150.000 ekor dari BPBAT (Balai Perikanan Budidaya Air Tawar) Mandiangin," ungkapnya.
Mishael menjelaskan, restocking dilakukan karena populasi ikan di perairan umum Barito Timur menurun drastis akibat kerusakan lingkungan dan cara menangkap ikan yang salah. Berkurangnya populasi ikan menyebabkan masyarakat mulai kesulitan mencari ikan.
Karena itu dia mengimbau masyarakat di wilayah yang telah dilakukan restocking agar menunggu hingga ikan tersebut berkembang biak sebelum ditangkap.
"Paling tidak ditunggu satu tahun dulu biar besar dan berkembang biak selain itu penangkapannya nanti jangan menggunakan cara-cara yang dilarang seperti dibom, racun maupun disetrum. Silahkan nanti masyarakat menangkap dengan kail, jala, rengge atau alat lain yang tidak merusak populasi ikan," pesan.Mishael. (BOLE MALO/B-6)









