BORNEONEWS, Sampit - Sebagian ruas Jalan Tjilik Riwut sekitar Gerbang Sahati mulai dibuka, Senin, 20 September 2021. Pengendara roda empat dan roda dua pum boleh kembali lewat.
Rony Peterson, Pengawas Teknis Perombakan Gerbang Sahati, menjelaskan pihaknya sudah membuka dua jalur di kiri dan kanan Jalan Tjilik Riwut sekitar Gerbang Sahati. Ini untuk mengurangi mobilitas kendaraan di jalan alternatif yakni di Jalan Kenan Sandan.
"Kami telah membuka jalur lambat, hana kendaraan roda empat dan roda dua, sementara yang bermuatan berat tetap diarahkan di Jalan Lingkar Kota Utara," kata Rony.
Rony memastikan, jalur tersebut tetap aman dilewati meski saat ini pengerjaan masih berlangsung. Pihaknya memutuskan membuka kembali jalur lambat yakni pintu gerbang paling Barat dan Timur karena pembongkaran sudah selesai.
"Ini supaya jalur lambat kiri dan kanan bisa dilalui, kendaraan roda empat dan roda dua untuk pribadi," katanya.
--page
Jalan Tjilik Riwut di depan Stadion 29 November Sampit ditutup total, mulai hari ini, 30 Agustus 2021. Penutupan dilakukan karena adanya perbaikan Gerbang Selamat Datang Sampit atau yang biasa dikenal masyarakat sebagai Gerbang Sahati. Akibat penutupan tersebut jalan alternatif, yakni Jalan Kenan Sandan menjadi macet dan mengalami kerusakan. (USAY NOR RAHMAD/B-5)









