PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dosen Universitas Palangka Raya (UPR), Ricky Zulfauzan menyarankan, masing-masing pemerintah baik provinsi, kabupaten dan kota agar dapat merencanakan pembangunan lumbung pangan di daerah-daerah yang terindikasi akan mengalami bencana.

"Untuk mencegah krisis pangan dan lonjakan harga pangan maka pemerintah daerah bisa membangun lumbung pangan di masing-masing wilayah atau desa yang berpotensi mengalami bencana," katanya, Senin 20 September 2021.

Dia berpendapat, kebutuhan bahan pangan sebagai kebutuhan hidup masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama di setiap daerah. Oleh karena itu, diperlukan suatu terobosan kreatif untuk dapat memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi.

Demi mewujudkan hal itu, dirinya menyarankan masing-masing pemerintah daerah dapat berkolaborasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Bulog untuk memastikan ketersediaan pasokan pangan masyarakat pada saat bencana terjadi.

Selain menyiapkan lumbung pangan, juga perlu melakukan pemetaan dan pembangunan pusat-pusat dan fasilitas-fasilitas pengungsian yang dapat digunakan saat bencana terjadi.

--page

Selain itu, kepala daerah diminta untuk dapat memaksimalkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di daerahnya masing-masing, supaya mampu menciptakan masyarakat yang tangguh dan sigap terhadap potensi bencana. (NOPRI/B-7)