BORNEONEWS, Sampit - Perombakan Gerbang Sahati di Jalan Tjilik Riwut hingga kini terus berjalan. Pengerjaannya sejumlah kendala dialami pekerja dan salah satunya adalah faktor cuaca.
"Kendala secara teknis memang tidak ada. Cuma kalau cuaca hujan ini yang agak susah, karena peralatan yang kami gunakan sebagian besar menggunakan listrik dan magnet," kata Pelaksana Teknis Lapangan Perombakan Gerbang Sahati, Didi Aryadi, Selasa 21 September 2021.
Meski demikian pekerja mengaku akan berupaya maksimal agar pengerjaan ini cepat selesai namu tetap memperhatikan keselamatan. Apabila cuaca tak mendukung pekerja memutuskan beristirahat setelah reda baru mulai bekerja.
Saat ini pengerjaan Gerbang Sahati memasuki tahap pemasangan baja. Sebelumnya telah menyelesaikan pembongkaran bagian gerbang yang dirombak.
"Persentase sekitar 40-50 persen. Fokus kami sekarang untuk melancarkan arus lalu lintas di sekitar kawasan gerbang," katanya.
--page
Kemungkinan pengerjaan bagian tengah jembatan akan berlangsung 6 hingga 10 hari ke depan. Setelah itu baru bagian samping. Tepatnya di jalur lambat yang dibuka saat ini.
"Kami fokus pengerjaan bagian tengah, karena bagian samping itu tidak terlalu mengganggu lalu lintas bisa kami kerjakan perlahan," ujarnya.
Seperti diketahui sebelumnya perombakan Gerbang Sahati memaksa petugas menutup total jalan di kawasan itu. Sejak kemarin, 20 September 2021, sebagian jalur dibuka agar pengguna jalan terutama kendaraan pribadi bisa lewat tanpa harus melewati jalan alternatif. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









