BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), tidak hanya menitikberatkan pada kegiatan fisik maupun non fisik saja. Namun anggota TNI harus bisa melestarikan dan belajar tentang kearifan lokal setempat.
Seperti yang dilakukan Prada Antan Azril Personel Satgas TMMD yang sedang menimba ilmu seni kerajinan tangan berupa anyaman tas, pukul tilam dan pupur basah di rumah Tian (68), warga Kelurahan Kampuri, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas.
"Saya merasa senang bisa belajar kerajinan anyaman rotan pukul tilam sama bakul, karena hanya nenek tian saja yang bisa membuat kerajinan ini di desa kampuri. Semoga Nenek Tian selalu diberikan kesehatan serta panjang umur," ucapnya Selasa, 21 September 2021.
Kerajinan yang dihasilkan Lansia itu dijual keliling di sekitar tempat tinggalnya. Hasilnya untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari.
"Terkadang kami hanya keliling kampung untuk menjual hasil kerajinan ini," kata Tian.
--page
Ia berharap kepada generasi milenial agar tidak meninggalkan nilai - nilai kearifan dan budaya lokal. Khususnya budaya dan kerajinan adat Dayak.
Dia juga mengapresiasi adanya program TNI yang membangun desa di wilayahnya. Sehingga hal tersebut sangat baik untuk kemajuan daerah setempat.
"Program TMMD ini sangat membantu warga, sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat kelurahan kampuri kedepannya." tukasnya. (DONNY D/B-5)









