BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Hingga saat ini terdapat sebanyak 7 desa di Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, terdampak banjir.
Banjir yang terjadi pada desa kawasan bantaran sungai, lantaran tingginya intensitas hujan hingga mengakibatkan meluapnya Sungai Seruyan.
Camat Danau Sembuluh, Tahriansyah menyampaikan, berdasarkan data yang ada, hingga saat ini terdapat 684 rumah warga terendam, dengan ketinggian air berpariasi.
“Dari jumlah tersebut, rumah warga yang paling banyak terendam, berada di Desa Telaga Pulang yakni sebanyak 218 rumah,“ katanya, Rabu, 22 September 2021.
Sedangkan untuk kepala keluarga terdampak akibat banjir di 7 desa ini, tercatat sebanyak 768 kepala keluarga, dengan jumlah jiwa mencapai 2.889 jiwa.
--page
“Di antara jumlah tersebut, sebanyak 22 kepala keluarga dengan jumlah 93 jiwa asal Desa Telaga Pulang, terpaksa mengungsi di posko penanganan banjir,“ jelasnya.
Adapun desa terdampak banjir yakni Desa Paren 12 rumah terendam, Ulak Batu 3 rumah, Palingkau 57 rumah, Cempaka Baru 78 rumah, Telaga Pulang 218 rumah, Sembuluh I 178 rumah dan Sembuluh II 138 rumah. (FAHRUL/B-5)









