BORNEONEWS, Palangka Raya - Belasan Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir di Komplek Mendawai dan Jalan Anoi, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya mengungsi di posko tanggap darurat Jalan Arut.
Salah satu warga yang mengungsi di Posko Jalan Arut, Mama Nia menuturkan, mereka beserta keluarga terpaksa mengungsi karena rumah kebanjiran.
"Kami sekeluarga mengungsi di Posko ini sudah 3 hari ini pak. Karena di dalam rumah, air mencapai selutut apalagi akses jalan menuju rumah setinggi pinggang. Namun ketinggian air dari tadi malam sudah mulai surut sampai 15 centimeter," ucap Mama Nia yang diamini warga lainnya, Rabu, 22 September 2021.
Data sementara yang menempel di papan informasi posko penanggulangan banjir Jalan Arut, tercatat warga yang mengungsi berjumlah 13 KK dengan total 35 jiwa.
Dari 35 jiwa itu, lansia satu orang, balita 12 orang dan anak berumur di atas 10 tahun berjumlah 13 orang.
--page
Sementara itu, tim kesehatan di posko pengungsian terus melakukan pemeriksaan terhadap warga tersebut. Pasalnya, dampak banjir juga mengakibatkan warga mengeluh gatal dan diare.
"Kami melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan obat-obatan serta vitamin," pungkas Indayati M Dewi, salah satu tim kesehatan di posko penanggulangan bencana Jalan Arut. (PARLIN TAMBUNAN/B-7)









