BORNEONEWS, Palangka Raya - Asesmen Nasional di Palangka Raya akan dilaksanakan mulai tanggal 4 hingga 7 Oktober 2021. Data terbaru, ada 34 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang memenuhi syarat untuk Asesmen Nasional Mandiri.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Muhammad Aswani mengatakan sekolah tersebut terdiri dari SMP Swasta dan SMP Negeri.
Di antaranya SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 6, SMPN 7, SMPN 8, SMPN 9, SMPN 11, SMPN 12, SMPN 13, SMPN Satu Atap, SMPN 15, SMPN 16, SMP IT Al Ghazali, SMP Muhammadiyah, SMP Kristen, SMPN Terbuka Bukit Batu dan SMPN Terbuka Pahandut.
Kemudian SMPN Satu Atap 5, SMPN Satu Atap 7, SMPS Golden Christian School, SMP Islam Nurul Ihsan, SMP IT Sahabat Alam, SMP Al Amin, SMP Islam Darussalam, SMP Islam Terpadu Hasanka Boarding School, SMP Bethel, SMP Bina Citra Utama, SMP GUPPI, SMP Iseng Mulang, SMP Katholik Santa Paulus, dan SMP Santa Maria.
"Sekolah tersebut dapat melaksanakan asesmen dengan status Mandiri dan bisa juga ditumpangi sekolah lain yang masih belum memadai," katanya, Kamis 23 September 2021.
--page
Sementara, sekolah yang menumpang dalam pelaksanaan Asesmen Nasional tahun ini ada 15 sekolah. Sekolah yang menumpang ini karena terkendala bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Adapun sekolah tersebut yakni SMPN 10, SMPN Satu Atap 1, SMPN Satu Atap 2, SMPN Satu Atap 3, SMPN Satu Atap 4, SMPN Satu Atap 6, SMPN Satu Atap 8, SMPN Satu Atap 9, SMP Karya , SMP Nasional, SMP Nathania, SMP Nusantara, SMP NU, SMP Pancasila dan SMP PGRI.
“Data sekolah tersebut masih bisa berubah sewaktu-waktu karena ada sinkronisasi," pungkasnya. (HENDRI/B-6)









