PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lantaran bulan ini Kabupaten Kobar memasuki musim hujan dasarian ke II, semua pihak diminta tetap mewaspadai kondisi banjir yang kemungkinan akan berulang lagi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Menurut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Kelas III Iskandar Aqil Ihsan, Kamis, 23 September 2021, menjelaskan terkait prediksi cuaca hingga akhir tahun 2021 ini.

“Kondisi ini dipicu adanya gangguan atmosfer di musim kemarau bulan lalu yang mengakibatkan kecenderungan potensi basah. Hal tersebut diprediksi bakal berlanjut pada musim hujan di bulan September hingga hingga a kuwal tahun 2022,” jelas Aqil Ihsan.

Aqil Ihsan menjelaskan, Kabupaten Kobar bagian utara puncak musim hujan akan terjadi pada bulan Maret tahun depan.

"Sedangkan untuk Kabupaten Kobar bagian selatan puncak musim hujan pada bulan Desember. Terdapat tiga faktor yang mendasari hal tersebut, yaitu anomali suhu permukaan laut, gelombang ekuatorial, dan pola angin," jelas Aqil Ihsan.

--page

Aqil Ihsan menjelaskan, berdasarkan analisis suhu permukaan laut menunjukkan bahwa suhu di bagian selatan Kalteng, menunjukkan nilai positif 0.5 sampai 1.0 derajat celcius.

"Hal tersebut menunjukkan bahwa perairan bagian selatan Kalteng memiliki suhu yang relatif lebih hangat dari kondisi normal. Sehingga faktor tersebut dapat menimbulkan penguatan yang lebih tinggi di wilayah kejadian, sehingga mendukung pertumbuhan awan penghasil hujan," jelas Aqil Ihsan.

Selain itu, menurut Aqil Ihsan sistem tekanan rendah terbentuk di sekitar wilayah Indonesia, tekanan rendah berpengaruh terhadap aliran angin dan uap air dan gelombang ekuatorial atau Rossby terpantau aktif khususnya di wilayah Kalimantan, juga berpotensi membentuk awan penghasil hujan.

"Kemudian sistem sirkulasi Eddy diperairan selat Karimata, terdapat konvergensi di wilayah Kalteng. Dua gangguan cuaca ini berpengaruh terhadap terbentuknya awan penghasil hujan sehingga terjadi hujan dengan intensitas sedang dan lebat pada siang hingga sore hari dengan durasi waktu yang lama. Karena itulah beberapa hari ke depan di Kabupaten Kobar masih terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” jelas Aqil Ihsan. (WAHYU KRIDA/B-5)