BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Komandan Kodim 1014 /Pbn Letkol Arh Drajad Tri Putro secara rutin memberikan Jam Komandan kepada seluruh Prajurit dan PNS kodim 1014 /Pbn, dengan memberikan arahan agar jangan pernah kendor dan tetap semangat memberikan edukasi kepada warga untuk taat menjalan protokol kesehatan.
"Memang saat ini kasus Covid-19 sedang turun, namun ingat bahwa status wabah belum dicabut dan penerapan prokes masih harus dijalankan. Untuk itu, selalu ingatkan warga dengan cara yang humanis, agar dapat taat prokes," kata Dandim 1014/Pbn Letkol Arh Drajad Tri Putro, pada Kamis, 23 September 2021.
Diketahui, bahwa Jam Komandan merupakan salah satu wadah berkomunikasi secara langsung, kepada seluruh personel dan juga untuk mengetahui sejauh mana tugas babinsa masing-masing dilapangan, serta kondisi para prajurit dan PNS Kodim lainnya.
Dandim mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada para anggota Kodim yang telah menunjukkan semangat dan dedikasinya. Namun, jangan puas dengan hasil yang dicapai dan harus terus mengembangkan kreativitas dan motivasi, dengan mengikuti perkembangan zaman yang lebih maju.
Dandim berharap, agar seluruh anggota dan PNS dapat menjaga nama baik TNI, satuan dan keluarga. Serta selalu berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam melaksanakan tugas.
--page
"Agar tidak stres atau merasa terbebani, tugas harus dilakukan dengan iklas semangat dan bersyukur. Serta selalu menginstrospeksi diri masing-masing, meningkatkan disiplin dan jauhi pelanggaran, sebagai aparat kewilayahan, kita harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat," ungkapnya.
Selanjutnya, kepada seluruh anggota dan PNS agar banyak mengkonsumsi vitamin, istirahat yang cukup, menjaga kesehatan dan kebugaran. Sebab dengan memiliki kesehatan dan kebugaran tubuh yang baik, maka akan meningkatkan imunitas tubuh dalam menghadapi penularan Covid-19 dan mampu melaksanakan tugas yang diberikan dengan baik.
"Jangam sampai lengah, tetap jaga imun agar badan tetap fit, sehingga dalam menjalankan tugas bisa lebih maksimal," tuturnya.
Lebih lanjut Dandim menekankan, agar hati-hati dengan berita hoaks. Jangan langsung percaya dengan berita yang dikirim melalui media sosial. Harus bisa mencerna berita dan jangan asal mengirim informasi yang belum tau kebenarannya. (DANANG/B-5)









