PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 616 warga terdampak banjir di Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya. Hal itu disampaikan Lurah Bukit Tunggal Subhan Noor saat melakukan pendataan warga terdampak, Kamis, 23 September 2021.

"Data masih bersifat sementara karena kami masih lakukan pendataan. Data ini nantinya disampaikan ke Pemko melalui BPBD," katanya.

Ia mengatakan, data tersebut bertujuan untuk mengalokasikan sasaran bantuan supaya bantuan yang diberikan tepat sasaran baik pada warga yang terdampak langsung mampun tidak langsung.

"Banjir di wilayah kita sangat bervariasi, sebagian wilayah ada yang hanya terendam 50 Cm tapi ada juga sampai setinggi dada orang dewasa," ungkapnya.

Sementara itu berdasarkan data dari Tim Reaksi Cepat BPBD pukul 16.00 WIB, ada sejumlah wilayah yang mengalami penurunan debit air.

Yakni Kelurahan Palangka, Kelurahan Petuk Ketimpun, Kelurahan Tanjung Pinang, Tumbang Rungan, Pahandut Seberang, Banturung, Tumbang Tahai, Tangkiling dan Sei Gohong Danau Tundai, Kameloh Baru dan Marang.

--page

Sedangkan di Kelurahan Pahandut dan Langkai debit airnya masih bertahan. Sedangkan wilayah yang justru mengalami peningkatan debit air hanya Kelurahan Bereng Bengkel dengan kondisi air terdapat kenaikan sekitar 3 cm dan Kelurahan Kalampangan dengan kondisi debit air sekitar 2 cm. (HENDRI/B-11)