PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Akademisi Ilmu Pemerintahan dari Universitas Palangka Raya (UPR), Ricky Zulfauzan menilai langkah mitigasi kebencanaan yang baik dapat menjadi kunci menghadapi berbagai dampak yang bisa ditimbulkan.

Ricky mencontohkan seperti pembangunan lumbung pangan untuk mengatasi kemungkinan terjadinya krisi pangan akibat bencana yang melanda Kalteng.

“Dengan mitigasi terhadap kebencanaan yang baik, selanjutnya pemerintah dapat mengoptimalkan pembangunan lumbung pangan di daerah terutama yang memang terindikasi rawan bencana, sebagai upaya meminimalisasi efek domino lainnya yakni krisis pangan atau lonjakan harga,” jelasnya, Jumat, 24 September 2021.

Hal ini diharapkan bisa menjadi prioritas utama pemerintah, yang diwujudkan melalui terobosan kreatif, sehingga kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi.

“Kalau bencananya berhasil diatasi tentu pengembangan sektor lainnya bisa baik, baik itu pertanian, ekonomi dan lainnya. Dengan tidak adanya banjir, petani tetap bisa berproduksi dan tidak merugi,” tuturnya. 

--page

“Tetapi, untuk mencegah krisis pangan pemerintah bisa membangun lumbung pangan di wilayah atau desa yang berpotensi mengalami bencana,” tambahnya. (HERMAWAN DP/B-11)