SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Warga Desa Tumbang Penyahuan, Kecamatan Bukit Santuai, mulai terserah penyakit pascabanjir. Belasan orang menderita gatal-gatal dan dipantau puskesmas setempat. 

Plt Kepala Puskesmas Tumbang Penyahuan, Roly Pahrizanuari, mengatakan ada 11 orang mengalami gatal-gatal dan 1 orang pilek.

"Hanya gatal-gatal biasa," ujar Roly, dikonfirmasi borneonews.co.id, Jumat, 24 September 2021.

Roly memastikan, ketersediaan obat-obatan akibat dampak banjir itu hingga kini masih aman. Sehingga masyarakat tidak perlu resah.

Seperti diketahui beberapa waktu Lalu sejumlah wilayah di Kotawaringin Timur sempat dilanda banjir parah. Seiring surutnya banjir biasanya diikuti munculnya keluhan kesehatan bagi warga terdampak banjir.

Guna menindaklanjuti hal tesebut, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur pun melalui Dinas Kesehatan menurunkan tim kesehatan untuk melakukan pengobatan. 

--page

Adapun sejumlah desa lainnya di kecamatan tersebut yang berpotensi terjadinya keluhan kesehatan  yakni desa Tumbang Saluang, Tumbang Penyahuan, Tumbang Tawan, dan Tumbang Torung. (USAY NOR RAHMAD/B-11)