BORNEONEWS, Palangka Raya - Efek pandemi Covid-19 ini memukul seluruh sektor kehidupan khususnya yang tidak dapat dielakkan pada sektor ekonomi. Ditambah lagi dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat juga menjadi hambatan utama untuk bangkit di tengah pandemi.
"Meski begitu, kita tetap harus bangkit dan beradaptasi untuk dapat bertahan hidup berdampingan dengan Covid-19, yang masih mengintai di tengah-tengah kehidupan masyarakat," kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Sabtu 25 September 2021.
Upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk membangkitkan ekonomi, dengan kebijakan pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang disertai paket kebijakannya sangat membantu masyarakat untuk dapat produktif dan pertahankan daya beli masyarakat.
Selain memaksimalkan paket kebijakan PEN, Gubernur Sugianto juga melakukan terobosan-terobosan strategis untuk pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah, dengan melakukan audiensi dengan berbagai pihak agar dapat mematangkan terobosan-terobosan yang akan dilakukan.
Salah satu yang melakukannya dengan mengadakan rapat bersama 5 Bupati di wilayah barat yakni Bupati Kotawaringin Timur, Bupati Seruyan, Bupati Sukamara, Bupati Kotawaringin, dan Bupati Lamandau.
--page
"Rapat tersebut kita dilakukan untuk meningkatkan sinergitas pembangunan sekaligus mendengarkan permasalahan dan menggali potensi di masing-masing kabupaten," ujarnya.
Dirinya terus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM, melalui pemanfaatan dana PEN, pelatihan dan pendampingan.
"Selain itu, vaksinasi harus juga harus tatap kita dilaksanakan setiap harinya untuk mempercepat pencapaian target sehingga percepat pemulihan ekonomi dimasa pandemi segera dilakukan," tutupnya. (NOPRI/B-5)









