BORNEONEWS, Sampit - Sesi pertama pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sempat tertunda sekitar 2 jam.
Hal itu terjadi pada saat pelaksanaan di pertengahan sesi pengerjaan SKD, yang diduga karena ada gangguan server dari pusat. Sehingga, seluruh peserta tidak bisa mengerjakan soal di komputer yang disediakan.
"Sempat mengerjakan sekitar 1 jam, setelah itu terhenti. Kata pihak pengawas ada gangguan dari pusat, dan itu terjadi di seluruh Indonesia," ujar Ahmad Winardi, salah seorang peserta, Sabtu, 25 September 2021.
Akibat hal tersebut, pelaksanaan SKD sesi pertama sesuai jadwal masuk pukul 08.00 WIB dan selesai pukul 09.40 WIB. Namun akibat gangguan tersebut, peserta baru keluar sekitar pukul 11.50 WIB.
Tertundanya sesinya pertama tersebut berdampak terhadap pelaksanaan SKD pada sesi kedua, yang seharusnya masuk pada pukul 10.30 hingga 12.10. Sehingga peserta sesi kedua baru masuk sekitar pukul 12.00 WIB.
--page
Selama 2 jam terjadi gangguan, para peserta tetap berada di ruangan. Sambil menunggu gangguan diperbaiki.
"Kami tetap berada di ruangan selama gangguan terjadi. Dan kami baru bisa mengerjakan kembali soal sekitar pukul 11.00 WIB," kata Ahmad.
Meskipun terjadi gangguan, para peserta bisa memaklumi. Karena mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Apalagi gangguan terjadi di seluruh Indonesia.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengawas atau Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









