BORNEONEWS, Palangka Raya - Program Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) digelar di Kalteng. Kegiatan bertajuk Opening BIPA Kalteng Batch 2 itu digelar secara virtual. Diharapkan itu sekaligus memperkenalkan Bahasa Indonesia dan mempromosikan Kalteng di tingkat internasional.
“Dengan program ini semoga terjadi akulturasi budaya yang baik antara Indonesia dengan negara lain serta kerjasama. Kami memberikan dukungan penuh agar program ini dapat terselenggara dengan lancar," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispursip) Kalteng, Luqman Alhakim.
Dia mengatkaan Program BIPA Kalteng merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinisi Kalimantan Tengah, Euroweek School of Leaders Indonesia, Balai Bahasa Kalimantan Tengah, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kalimantan Tengah, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Ikatan Duta Bahasa Kalimantan Tengah (IKADUBAS).
Sementara itu, Director dan Founder Euroweek Foundation, Adam Jasnikowski mengatakan pihaknya sangat terbuka untuk segala sesuatu bentuk kerjasama ataupun penyelenggaraan lainnya.
"Dalam peluncuran ini, tidak hanya pengenalan BIPA secara informatif namun juga ada diskusi mengenai program tersebut,"ujarnya.
Selanjutnya, Koordinator BIPA Kalteng, Yohanes Tri Nugroho menambahkan tujuan dari program itu yakni memperkenalkan BIPA Kalteng, mewadahi pengajar dan pegiat BIPA, serta sosialisasi dan pendaftaran pengajaran BIPA Kalteng ke luar negeri.
--page
"Mengacu pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 10 tahun 2018 pasal 31 tentang tata cara penggunaan TKA, setiap pemberi kerja TKA wajib memfasilitasi pendidikan dan pelatihan bahasa Indonesia. Oleh karena itu, ini merupakan momentum yang baik yang dapat memberikan kontribusi aktif," ungkapnya. (APRIANDO/B-11)








