BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Harian Satgas Covid-19 Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan pihaknya masih melakukan sosialisasi terkait penggunaan Aplikasi Pedulilindungi.
"Kebijakan ini masih hal baru dan memang banyak masyarakat belum mengunduh aplikasi PeduliLindungi. Kami terus melakukan sosialisasi ke masyarakat," katanya, Senin 27 September 2021.
Sosialisasi diperlukan agar masyarakat dapat mengunduh aplikasi tersebut sebagai syarat melakukan aktivitas menggunakan transportasi maupun masuk tempat usaha.
"Aplikasi banyak menjadi tuntutas dalam kebijakan baru PPKM, namun kita sadari tidak semua orang tau akan hal ini. Oleh sebab itu masih perlu sosialiasinya," ungkapnya.
Aplikasi tersebut juga sekaligus digunakan untuk mengetahui status seseorang sudah menerima vaksin virus Corona atau belum.
--page
Menurutnya aplikasi ini digunakan sebagai skrining kesehatan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah.
Diketahui aplikasi PeduliLindungi dirancang pemerintah dan bisa diunduh pada penyedia layanan aplikasi smartphone.
Aplikasi ini memiliki berbagai fitur yang menjaga keamanan pengguna dari bahaya Covid-19 hingga kebutuhan administrasi lainnya. (HENDRI/B-6)









