SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Jalan Tjilik Riwut tepatnya jalur cepat sekitar Gerbang Sahati yang harusnya mulai dibuka kemarin, 27 September 2021, batal dilakukan. Pasalnya, bagian kubah gerbang yang mulanya diperkirakan sudah naik masih belum dipasang. 

"Karena kubahnya kubahnya belum naik, dan harua diangkat menggunakan derek. Sementara mobil dereknya nanti malam baru bisa mauk, karena tidak boleh melintas saat ramai," kata Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Johny Tangkere, Selasa, 28 September 2021. 

Setelah dipasang dan dirapikan, barulah petugas akan membuka jalur cepat atau jalur tengah sekitar Gerbang Sahati. Sehingga lalu lintas sekitar lokasi kembali normal. 

"Hari ini sampai nanti malam selesai jadi besok pagi sudah bisa normal jalur cepat. Jadi besok pagi kami akan cek lagi," imbuh Johny. 

Johny berharap pekerja tak mengalami kendala dalam pemasangan kubah gerbang. Selain itu dia juga berharap cuaca mendukung, sehingga pengerjaan dapat dipercepat. Kemudian lalu lintas Gerbang Sahati kembali normal. 

--page

Pengerjaan renovasi Gerbang Sahati yang dimulai sejak 30 Agustus 2021 lalu, kini sudah sampai pada tahap  pemasangan kubah. Setelah sebelumnya dilakukan pembongkaran pada bagian atas bangunan Gerbang Sahati yang membuat jalan sekitar area tersebut harus ditutup total. (USAY NOR RAHMAD/B-5)