BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Anna Agustina Elsye mendukung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang sudah diizinkan seiring dengan berlakunya PPKM level 3.
Namun dia mengingatkan bahwa pelaksanaan PTM terbatas ini ada yang harus benar-benar diperhatikan oleh pemerintah kota, yakni mencegah munculnya klaster baru Covid-19.
"Kita sangat mendukung asalkan pemerintah menjamin anak didik aman dari sebaran Covid-19 apabila nanti PTM terbatas sudah dilaksanakan," katanya, Selasa 28 September 2021.
Menurut dia, rencana PTM terbatas banyak mendapat sambutan baik dari orangtua murid. Pasalnya selama ini orangtua juga kesulitan dalam memberikan bimbingan belajar bagi anak.
"Belum lagi soal kuota internet, ada banyak hal yang menjadi persoalan di masyarakat. Kita patut bersyukur kalau sudah ada persiapan terkait PTM itu," ujarnya.
--page
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Akhmad Fauliansyah mengatakan, salah satu upaya dalam pengurangan risiko atau mitigasi sebelum pelaksanaan PTM terbatas yakni dengan melakukan uji coba atau simulasi bagi sekolah.
Uji coba PTM terbatas itu mengacu pada keputusan Wali Kota Palangka Raya nomor 188.45/168/2021 tentang panduan penyelenggaraan PTM terbatas tahun ajaran 2021/2022, pada jenjang TK, SD dan SMP di masa pandemi Covid-19. (HENDRI/B-7)









