PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menjawab secara lengkap seluruh pandangan fraksi DPRD tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P).

Jawaban itu disampaikan Fairid dalam rapat paripurna ke 7 masa sidang I yang dilaksanakan secara virtual, Selasa, 28 September 2021. Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto.

Terhadap pandangan umum Fraksi Partai Golkar dijelaskan bahwa terkait dengan realisasi, Pemko akan mengupayakan dapat tercapai maksimal serta mengantisipasi bencana banjir maka Pemko telah menganggarkan belanja tak terduga.

Menanggapi pandangan umum Fraksi Partai Demokrat terkait dengan Pinjaman Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) akan dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

--page

Kemudian menjawab pandangan umum dari Fraksi Partai NasDem, Fairid mengatakan ke depannya Pemko akan lebih memaksimalkan berbagai sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan belanja daerah.

Selanjutnya, pandangan umum dari Fraksi PAN, Fairid menjawab bahwa terkait dana stimulus bagi kelompok UMKM, telah dianggarkan pada dinas terkait dan untuk mengantisipasi bencana alam yang tidak dapat diprediksi maka Pemko telah mengalokasikan anggaran Belanja Tak Terduga pada RAPBD 2021.

Menjawab pandangan umum dari Fraksi Gerakan Nurani Bangsa, Pemko akan memaksimalkan realisasi program dan kegiatan dari belanja daerah agar dapat tercapai sesuai target.

Terakhir, menjawab atas pemandangan umum Fraksi Perindo-PSI Fairid menjelaskan jika Pemko tetap memperhatikan tahapan dan jawaban sebagaimana yang diatur dalam Permendagri 64/2020, serta mengalokasikan anggaran pada DLH untuk menunjang pengelolaan persampahan.

"Terima kasih kepada seluruh fraksi partai yang telah memberikan pandangannya terhadap RAPBD-P Kota Palangka Raya TA 2021 ini, kami yakin saran tersebut semua tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (HENDRI/B-7)