BORNEONEWS, Sampit - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kotawaringin Timur, ambil peran dalam mencegah stunting atau gagal tumbuh pada anak. Salah satunya melalui program PAUD Holistik Integratif.
"Kami sudah ada Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Kesehatan dan Juga Dinas Pendidikan, terlibat dalam pencegahan stunting atau gagal tumbuh dengan PAUD HI," kata Ketua Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi), Sri Subyati, Rabu 28 September 2021.
Saat ini, dijelaskan Sri, dalam menjalankan pengembangan anak dini dengan holistik integratif, sebanyak 20 lembaga PAUD HI yang menjadi sasaran. Himpaudi mendeteksi dini stunting setiap bulan.
"Tenaga pendidik kami mengadakan penimbangan dan pengukuran tinggi untuk mengetahui sesuai tidak antara pertumbuhan dan usianya," imbuh Sri.
Menurut Sri, dengan begitu akan terlihat pertumbuhan anak baik atau tidak. Berdasarkan pengakuan masyarakat banyak bayi di Kotim terlihat sehat namun tetap perlu pembinaan dan asupan gizi berupa makanan tambahan.
--page
Selain itu, Himpaudi saat ini telah bekerjasama dengan puskesmas setempat di wilayah masing-masing dalam melaksanakan PAUD HI. (USAY NOR RAHMAD/B-11)









