BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menceritakan pengalaman hidup selama menempuh pendidikan. Ia mengaku pernah hidup di kos-kosan atau kontrakan demi menggapai gelar sarjana.
"Dulu saya juga merasakan bagaimana hidup merantau tinggal di kos-kosan. Banyak sekali pengalaman hidup saat itu," katanya ketika memberikan petuah dalam pelatihan kepemimpinan Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) di Hotel Putra Kahayan, Rabu 29 September 2021.
Setelah melewati perjuangan yang panjang, kepala daerah termuda di Kalteng itu akhirnya mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi (SE) dan kini sudah menjabat sebagai walikota sejak 2018.
"Kalau kita berusaha disertai doa maka Allah SWT akan memberikan petunjuk asalkan kita juga terus memperbaiki diri dengan cara memilih pergaulan yang tepat dan positif," ujarnya.
Ia mengajak kaum milenial yang bergabung dalam organisasi kepemudaan itu terus menimba ilmu sebanyak-banyak sebagai bekal menjalani hidup di dunia kerja nantinya.
--page
"Sekarang adek-adek ini masih kuliah, masih dapat kiriman dari orangtua. Tapi nanti setelah lulus baru benar-benar tau bagimana kerasnya terpaan dunia ini, jadi harus dipersiapkan bekalnya dengan baik," tuturnya.
Dia menekankan agar generasi saat ini dapat menjadi pemuda yang progresif dan inovatif agar mampu membawa perubahan bangsa ke arah yang jauh lebih baik ke depannya. (HENDRI/B-6)









