PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Dinas Kebudayaan dan Pariwista (Disbudpar) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) terus memperkenalkan dan mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Bumi Handep Hapakat. 

Kepala Bidang Pemasaran Promosi dan Kemitraan, Disbudpar Pulpis, Juanda mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah membuat brosur yang berisi beberapa destinasi pariwisata.

“Destinasi dan potensi pariwisata yang ada tersebut kami olah untuk dipromosikan dan dijual kepada wisatawan. Baik itu destinasi wisata alam, buatan maupun cagar situs budaya," kata Juanda. 

Ia mengaku, saat ini pihaknya tengah melakukan penyebarluasan informasi tentang keberadaan destinasi wisata.

Juanda mengungkapkan, Pulpis memiliki banyak potensi wisata alam. Salah satunya adalah Taman Nasional Sebangau.

--page

"Di antaranya hutan Tangakeh dan Taman Nasional Sebangau (TNS) yang nuansa alamnya sangat bagus. Untuk pengelolaan potensi wisata alam, pihaknya menginisiasi untuk melakukan MoU antara pemerintah daerah dan pihak balai. Nanti bupati dan kepala balai akan menandatangani MoU untuk pengembangan potensi wisata alam," ucapnya.

Selain itu, Kabupaten Pulang Pisau juga memiliki empat situs cagar budaya. Yakni, Rumah Tua Jaga Bahen, Rumah Besar Buntoi, Rumah Tua Matal Uning dan Sandung Temanggung Lawak.

“Situs cagar budaya tersebut berumur di atas 50 tahun dan memiliki nilai sejarah,” ungkapnya.

Situs cagar budaya itu tersebar di beberapa Wilayah. Yakni, Rumah Tua Jaga Bahen Desa Bahu Palawa, Kecamatan Kahayan Tengah, Rumah Besar Buntoi di Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir.

Selanjutnya, Rumah Tua Matal Uning terletak di Desa Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir dan Sandung Temanggung Lawak di Desa Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah.

--page

“Kami sebarluaskan informasi destinasi tersebut,” tambahnya. 

Juanda juga mengaku, pihaknya telah memfasilitasi pokdarwis (kelompok sadar wisata) untuk membuat forum usaha pariwisata. 

“Nanti mereka yang menjual destinasi dan potensi pariwisata, kami yang mempromosikan kepada wisatawan. Kami juga menggandeng pihak ketiga untuk menjual potensi wisata ke wisatawan mancanegara," tandasnya. (ang)