PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) telah mendirikan dapur umum di beberapa wilayah yang mengalami bencana banjir. Dalam dapur umum tersebut telah dipersiapkan beras cadangan kurang lebih 20 ton yang akan digunakan selama beroprasional.

“Dapur Umum telah berdiri di area posko bencana banjir seeprti di Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah, " Kata Kepala Dinas Sosial Pulang Pisau, Eknamensi Tawun.

Selain menyediakan beras, pihaknya juga telah menganggarkan untuk penyediaan lauk pauk agar dapur umum dapat menyediakan asupan makan baik bagi korban banjir ataupun tim relawan yang membantu Penangulangan banjir di wilayah terdampak banjir.

Ia juga menambahkan petugas dapur umum, juga diminta untuk melakukan proses penyaluran bantuan kepada para korban banjir.

Bantuan beras ini, lanjutnya diberikan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau kepada korban banjir.

--page

“Semoga nantinya bantuan ini bisa membantu meringankan beban warga dan bermanfaat. Dirinya juga berharap dalam penyalurannya nanti tidak ada kendala,” ucap Tawun.

Menurutnya, dalam penyaluran nanti akan terus dikawal dan dipantau, sehingga betul-betul tetap sasaran yakni bagi warga korban terdampak banjir.

"Untuk itu, sekarang ini kita mempersiapkan segala prosesnya dengan betul-betul valid dan tidak ada data yang salah,” tegasnya.

la menyampaikan, penyerahan bantuan yang diberikan merupakan kepedulian dari Pemkab Pulang Pisau untuk masyarakat baik di Kecamatan Jabiren Raya, Banama Tingang dan Kecamatan Kahayan Tengar yang terkena korban banjir.

Ia berharap, apa yang diberikan bisa meringankan dan membuat ketahanan pangan di kecamatan yang terdampak, khususnya di daerah terdampak banjir bisa bertahan.

--page

“Harapan kita, dengan adanya bantuan pangan ini akan dapat membantu dan mengurangi beban masyarakat sekaligus mengatasi kerawanan pangan sementara yang terjadi akibat banjir,” pungkasnya. (ang)