BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas akan dibuka secara bertahap.
"Tidak bisa langsung serentak, harus dilakukan bertahap supaya bisa dievaluasi bagaimana selanjutnya apakah muncul klaster atau tidak," katanya, Kamis, 30 September 2021.
Sementara PTM terbatas jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama harus mengacu pada ketentuan yang disepakati dalam SKB 4 Menteri.
"Saya sudah instruksikan Dinas Pendidikan untuk mengambil sampel dari satu sekolah terlebih dulu. Kita lihat pelaksanaanya nanti seperti apa," jelasnya.
Kebijakan di bidang pendidikan kata dia, diperlukan prinsip kehati-hatian karena menyangkut kesehatan peserta didik sebagai pondasi dasar penerus bangsa.
--page
Selain itu PTM terbatas juga harus mengacu pada kebijakan Provinsi dalam pelaksanaan PTM jenjang SMA/SMK.
"Prokesnya dipastikan terlaksana dengan baik ditambah dengan gencarnya vaksinasi guru, orang tua murid dan peserta didik itu sendiri," pungkasnya. (HENDRI/B-6)









