PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin meminta masyarakat mewaspadai munculnya gelombang ketiga Covid-19. Pasalnya banyak ahli epidemiologi memprediksi lonjakan Covid-19 bisa terjadi akhir tahun nanti.

Pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan lonjakan kasus serta melakukan evaluasi rutin pada kebijakan yang telah dijalankan, guna mengantisipasi lonjakan kasus pada akhir tahun ini.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni memperkuat pemberlakuan disiplin protokol kesehatan sejalan dengan penerapan PPKM.

Meski dalam sejumlah kebijakan PPKM terdapat relaksasi yang memungkinkan berjalannya roda perekonomian, namun hal tersebut tidak serta merta membuat masyarakat lengah.

"Kita akan lebih ketat dalam mengawasi penerapan disiplin protokol kesehatan, pasca pelonggaran kebijakan, jika kita melihat secara umum di tanah air, maka akan ada lonjakan kasus. Nah agar hal itu tidak terjadi, saya minta masyarakat agar jangan sedikit pun lengah dan bereuforia berlebihan sehingga lalai," katanya, Kamis 30 September 2021.

--page

Selama ini penerapan pembatasan kegiatan masyarakat selama kurang lebih tiga bulan, cukup efektif dalam menekan kasus sebaran Covid-19. Kasus perlahan melandai dan tidak ada lonjakan kasus yang signifikan.

Persentasi bed occupancy ratio (BOR) atau tingkat keterisian ranjang perawatan pada rumah sakit jauh menurun, yang berarti tingkat keperawatan pasien pada fasilitas kesehatan khusus Covid-19 semakin sedikit.

"Dari 10 rumah sakit yang melayani kasus Covid-19 dengan jumlah ranjang yang tersedia sebanyak 710, hingga Selasa 28 September 2021 ranjang yang kosong mencapai 620," ucapnya. (NOPRI/B-6)