BORNEONEWS, Sampit - Jalan Tjilik Riwut sekitar Gerbang Sahati, bisa ditutup kembali sewaktu-waktu. Pasalnya, khawatir ada pengerjaan di bagian yang membahayakan pengguna jalan.
Pimpinan Tim Konsultan Pengawas Perombakan Gerbang Sahati, Rusli mengatakan pihaknya akan menutup jalan kembali. Namun, tak seluruhnya, menyesuaikan titik yang dinilai rawan saja.
“Mungkin nanti sistemnya tidak penuh seperti sebelumnya. Sebagian ruang saja yang kami gunakan. Atau bisa dilakukan sistem buka tutup,” katanya Jumat, 1 Oktober 2021.
Menurut Rusli penutupan jalur masih diperlukan dan disesuaikan dengan tahap pekerjaan gerbang. Misalnya nanti pada saat akan memasang kubah kembali dan memasang Aluminium Composite Panel (ACP) pengganti balok beton, serta sejumlah ornamen lainnya.
“Jalan ini lebarnya 6,8 meter, mungkin sebagian saja digunakan dan sisanya 5 meter untuk lalu lintas. Jadi tidak terganggu, pekerja tetap aman nyaman melakukan pekerjaannya, pun demikian dengan pengguna jalan,” tuturnya.
--page
Masyarakat selaku pengguna jalan diharapkan memaklumi jika jalan kembali ditutup sementara. Ini demi keamanan dan kelancaran pengerjaan gerbang. Sehingga cepat selesai dan tak ada penutupan jalan maupun jalur kembali. (USAY NOR RAHMAD/B-6)









