PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rumah Sakit Perluasan (RSP) penanganan Covid-19 di Hotel Batu Suli Palangka Raya telah ditutup. Hal tersebut dilakukan lantaran pasien bergejala berat dan tingkat penularan virus turun signifikan.

Diketahui kasus Covid-19 di Kota Palangka Raya semakin melandai dari hari ke hari. Selama 21 hari atau 3 minggu terakhir ada penurunan kasus yang cukup signifikan.

Berdasarkan rilis data dari Tim Satgas Covid-19 kota setempat, terhitung sejak tanggal 10 September hingga 30 September, untuk kasus konfirmasi positif Covid-19 hanya ada penambahan 274 kasus.

Sedangkan untuk kesembuhan ada 1.219 kasus. Demikian pula pasien dalam perawatan, dalam periode waktu tersebut menurun jauh. Di tanggal 10 September setidaknya ada 496 orang yang dalam perawatan, namun di penghujung bulan September hanya ada 150 orang.

Melihat kasus yang semakin melandai dan rendahnya tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Ratio/BOR) tersebut pemerintah setempat memutuskan untuk menghentikan kegiatan operasional RSP Covid-19 di Hotel Batu Suli.

"Benar jika RSP Batu Suli kita tutup saat ini karena ada penurunan kasus dan pasien dalam perawatan. Itu dilakukan agar tak terjadi kesimpangsiuran ataupun persepsi negatif kenapa RSP masih bukan padahal pasien tidak ada, jadi kita tutup saja," kata Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, Jumat, 1 Oktober 2021.

Meskipun begitu, Fairid tidak ingin penurunan kasus ini menjadi bumerang bagi masyarakat. Dirinya tak ingin seluruh pihak bereuforia atas melandainya kasus Covid-19 seperti sekarang. (HENDRI/B-6)