BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Diduga mencuri sepeda motor, seorang pemuda yang belum diketahui identitasnya, bonyok diamuk massa. Persitiwanya terjadi di Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada Jumat, 1 September 2021, sekitar pukul 10.00 WIB.
Saat terjadi amukan massa, aparat kepolisian dan TNI sudah berupaya menghalangi warga. Namun, injakan dan tendangan terus mendarat ke arah wajah dan badan terduga pelaku pencurian.
Berdasarkan Informasi yang diperoleh di lapangan, diduga pelaku pencurian motor tidak hanya satu orang, melainkan tiga orang. Dari ketiga pelaku, hanya dua yang berhasil ditangkap warga. Satu pelaku bonyok dihajar dan satu pelaku yang masih di bawah umur berhasil diamankan TNI dan Polri, sehingga tidak sempat jadi bulan-bulanan warga. Sementara satu orang pelaku lainnya melarikan diri.
Adapun kronologis kejadian yang didapat di lokasi kejadian, hal tersebut berawal dari keresahan warga Perumahan Dara Indah terhadap aksi pencurian kendaraan. Setidaknya, ada dua sepeda motor yang hilang yaitu jenis Yamaha Mio J dan Honda Fino. Bahkan hilangnya dua kendaraan tersebut dalam kurun waktu yang tidak lama, hanya berjarak beberapa hari saja.
Kemudian, muncullah kecurigaan warga ketika melihat kendaraan jenis Mio J milik salah satu warga yang hilang sebelumnya, sering digunakan oleh para pelaku mondar-mandir dalam kawasan komplek perumahan tersebut. Diketahui mereka adalah warga yang mengontrak di salah satu rumah di Griya Dara Indah.
Tanpa berpikir panjang, warga yang curiga langsung mendatangi rumah kontrakan para terduga pelaku sekitar pukul 03.00 WIB. Kemudian masuk ke dalam rumah tersebut, dan betul ternyata di dalam satu kamar terdapat Honda Fino milik warga yang hilang.
Dalam waktu yang bersamaan, para penghuni rumah yang tak lain adalah terduga pelaku kabur ke arah semak dan hutan kecil di sekitar kawasan perumahan tersebut. Warga pun langsung melakukan pengejaran, menyisir pinggiran hutan dan perumahan, namun warga kehilangan jejak.
Tidak ingin kecolongan, warga terus melakukan pencarian dan berjaga mengintai para terduga pelaku hingga pagi hari. Barulah, sekitar pukul 07.00 WIB warga bersama anggota kepolisian dan TNI berhasil mengamankan satu pelaku dengan inisial A, yang merupakan warga Kecamatan Kumai dalam persembunyiannya di hutan tersebut.
"Waktu pelaku pertama ditangkap warga pun ramai melihatnya, karena penasaran dengan wajah pelaku. Karena pelaku digiring dikatakan perumahan," kata Dede warga perumahan Dara Indah, Desa Batu Belaman.
Usai mengamankan satu terduga pelaku, warga bersama polisi dan TNI, terus melakukan pencarian dan berhasil menangkap satu terduga pelaku lainnya. Namun lantaran sudah menyita perhatian warga, pelaku pun babak belur dijahar massa.
"Pas ketangkap satu lagi langsung disitu warga mengeroyoknya sampai babak belur. Aparat tidak mampu melerai karena banyak warga. Barulah diamankan dan dibawa ke Polsek Kumai," ungkapnya.
Dengan tertangkapnya dua pelaku, tersisa satu orang pelaku yang belum tertangkap. Diduga, pelaku melarikan diri jauh masuk dalam hutan. Warga pun menduga, otak dari tindakan pencurian yakni yang belum tertangkap.
"Pelaku yang di bawah umur ini kita mengenalnya. Sementara pelaku kedua yang tertangkap kita tidak kenal dan sudah dewasa," pungkasnya. (DANANG/B-7)









